Dusun Beji

IMG-20181127-WA0003

Gambaran Umum Dusun Beji

Dusun Beji merupakan bagian dari Desa Pasekan. Dusun Beji berada paling timur Desa. Dengan luas wilayah 70,9 ha. Secara administrasi wilayah Dusun Beji terdiri 2 Rukun Tetangga/RT yaitu RT 001 dan 002. Dusun Beji juga terdapat embung yang berfungsiuntu perikanan dan pertanian

Penggunaan Lahan Dusun Beji

Di Dusun Beji hampir 45 % atau 31,9 ha berupa permukiman, 55 % atau 38.9 ha berupa lahan pertanian. Hal ini menunjukan bahwa penggunaan lahan yang dominan adalah lahan permukiman.

Kependudukan Dusun Beji

Penduduk yang beraneka ragam dengan berbagai macam latar pendidikan, pekerjaan dan usia yang berbeda-beda. Berdasarkan data desa tahun 2018 jumlah penduduk mencapai 341 jiwa dan 129 KK. Dengan jumlah penduduk laki-laki 168 jiwa dan penduduk perempuan 173 jiwa.

Perekonomian Dusun Beji

Pertanian

Dusun Beji sebagian perekonomian berasal dari pertanian baik sawah maupun tegalan. Kawasan pertanian yang luasnya 38,9 ha. Merupakan lahan produktif/subur dengan jenis sawah tadah hujan. Sebagian besar warga memiliki lahan pertanian diluar wilayah Dusun Beji. Sawah tadah hujan ini mempunyai kekurangan yaitu dalam sistem pengairan disebabkan mengandalkan air hujan untuk pengairan sawah tersebut. Sawah jenis ini hanya dapat panen dalam jangka waktu satu tahun sekali.

Industri rumah tangga

Keberadaan industri kecil rumah tangga membantu sektor perekonomian dan pendapatan masyarakat Dusun Beji. Terdapat beberapa jenis industri rumah tangga di Dusun Beji ini yaitu pengrajin tempe, serta makanan kecil.

Peternakan

Berdasarkan peta sebaran masyarakat Beji sebagian mempunyai hewan ternak baik unggas, sapi dan kambing. Namun sebagian masih dalam skala kecil dan masih dengan menggunakan kandang milik pribadi yang terletak didekat rumah.

Perdagangan dan jasa

Sebagian kecil masyarakat Dusun Beji memiliki usaha warung kelontong, jumlah warung kelontong sebanyak 2 buah serta usaha jual beli ternak.

Permukiman Dusun Beji

Permukiman warga belum tertata hal itu disebabkan karena kondisi wilayah yang berbukit sehingga terlihat kurang rapi, belum dimanfaatkan dan tumbuh secara alami.Tipologi bangunan rumah pada umumnya berlantai satu. Material pelingkup bangunan inti mayoritas menggunakan pasangan bata atau batako. bentuk atap didominasi oleh model limas, kampung dan pelana dengan materlial genting tanah liat. Beberapa rumah masih tergolong tidak layak huni, dikarenakan lantai masih berupa tanah, dinding sudah lapuk atau menggunakan material anyaman bambu belum mempunyai fasilitas MCK. Prosentase rumah tidak layak huni di Dusun Beji sebanyak 1% dari keseluruhan total jumlah rumah di Dusun.

Sistem sanitasi

Sebagian masyarakat masih menggunakan MCK yang layak dengan menggunakan WC tertutup serta menggunakan closet dan tidak ditemukan lagi BAB sembarangan.

Fasilitas Pendidikan

Dusun Beji sediri tidak mempunyai fasilitas pendidikan formal. Yang ada di Dusun ini adalah pendidikan nonformal yaitu TPA yang dilaksanan tiap sore dan di asuh oleh seorang guru ngaji. Hal ini dimanfaatkan betul oleh warga Dusun Beji untuk mengenalkan pendidikan agama kepada anak sejak dini.

Ruang terbuka

Kebutuhan terhadap ruang terbuka hijau di Dusun Beji telah tercukupi dari luas wilayah,yang terdiri dari pemakaman umum dan ruang terbuka privat (pekarangan rumah/kebun). Sebagai kebutuhan ruang bersama untuk berkumpul dan berinteraksi sementara ini hanya terdapat pada lapangan voli namun terkendala status tanah masih milik pribadi sehingga memerlukan ijin jika menggunakan lapangan tersebut untuk kegiatan.

Fasilitas Ibadah

Mayoritas penduduk di Dusun Beji beragama Islam, sehingga fasilitas peribadatan yang dibutuhkan adalah masjid atau mushola. Terdapat satu masjid di RT 01 dan RT 06. Kondisi masjid  yang ada di Dusun Beji cukup baik.

Fasilitas Keamanan

Dusun Beji memiliki 2 pos kamling untuk melakukan ronda malam. Selain untuk menjaga keamanan pos ronda juga sebagai sarana berkumpul pada sore hari bagi sebagian kecil warga masyarakat khususnya bapak-bapak dan remaja laki-laki.

Kondisi jalan

Berdasarkan pengamatan di lapangan sebagian besar konstruksi jalan desa dan lingkungan rata-rata rabat beton yang secara umum kondisinya sedang sebagian kecil rusak dikarenakan sudah dibangun lama. Seluruh jalan yang berada di lingkungan Dusun Beji sudah berupa cor beton

Jaringan air bersih

Sumber utama air bersih di Dusun Beji mayoritas masyarakatnya menggunakan sumur bor dangkal dan sambungan langsung dari mata air. Untuk saat ini kebutuhan air bersih di Dusun Beji tidak mengalami kendala.

Demikian sekilas mengenai kondisi di Dusun Beji Desa Pasekan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini

Pemdes Pasekan Manfaatkan Ramadhan Untuk Silaturohmi Dengan Masyarakat

Pasekan – Menjadi seorang muslim tidak melulu mengkoar-koarkan seberapa sering ia beribadah, seberapa banyak ia bersedekah, namun seorang muslim sejati justru menyembunyikan rapat-rapat hal itu seperti menyembunyi Pada bulan ramadhan, […]

Read More…

Bimtek Kepada TPK Dan TPBJ Desa Pasekan dan Pucung

PASEKAN – Desa Pasekan menjadi tuan rumah dalam acara bimtek tim pengelola kegiatan dan tim pengadaan barang dan jasa pada Senin (1/4). Bimtek tersebut dihadiri oleh beberapa perwakilan dari warga […]

Read More…

Langka, Tapi Masih Ada Di Pasekan

Kalau membicarakan tentang Desa Pasekan memang tidak ada habisnya, mulai dari pasar tradisional, wisata alam, bahkan di Desa Pasekan ada potensi wisata kerajinan pandhe besi  yang belum banyak orang tau […]

Read More…

Mantab! PBB Desa Pasekan Terbayar Lunas

Pasekan – Sebanyak 13 Dusun di Desa Pasekan Kecamatan Eromoko Kabupaten Wonogiri serentak melakukan pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB) pada hari minggu (17/3) yang dilakukan di wilayah Dusun masing-masing. Dari […]

Read More…

Mengenal toxoplasma

Toxoplasma atau infeksi toxoplasma merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh parasit toxoplasma gondii. Toxoplasma dapat mempengaruhi saluran pencernaan (termasuk mulut, kerongkongan, lambung, usus, dan anus), jantung, saraf, dan kulit. Infeksi […]

Read More…