Gambaran Umum Dusun Gondang
Dusun Gondang merupakan bagian dari Desa Pasekan. Dusun Gondang berada di selatan desa. Dengan luas wilayah 41.32 ha. Secara administrasi wilayah Dusun Gondang hanya 1 Rukun Tetangga/RT yaitu RT 001.
Penggunaan Lahan Dusun Gondang
Di Dusun Gondang hampir 52 % atau 21.48 ha berupa permukiman, 48 % atau 19.83 ha berupa lahan pertanian. Hal ini menunjukan bahwa penggunaan lahan yang dominan adalah lahan permukiman.
Kependudukan Dusun Gondang
Penduduk yang beraneka ragam dengan berbagai macam latar pendidikan, pekerjaan dan usia yang berbeda-beda. Berdasarkan data desa tahun 2018 jumlah penduduk mencapai 155 jiwa dan 57 KK. Dengan jumlah penduduk laki-laki 76 jiwa dan penduduk perempuan 79 jiwa.
Perekonomian Dusun Gondang
- Pertanian
Dusun Gondang sebagian perekonomian berasal dari pertanian baik sawah maupun tegalan. Kawasan pertanian yang luasnya 19.83 ha. Merupakan lahan produktif/subur dengan jenis sawah tadah hujan. Sebagian besar warga memiliki lahan pertanian diluar wilayah Dusun Gondang. Sawah tadah hujan ini mempunyai kekurangan yaitu dalam sistem pengairan disebabkan mengandalkan air hujan untuk pengairan sawah tersebut. Sawah jenis ini hanya dapat panen dalam jangka waktu satu tahun sekali.
- Industri rumah tangga
Keberadaan industri kecil rumah tangga membantu sektor perekonomian dan pendapatan masyarakat Dusun Gondang terdapat pengrajin tempe.
- Peternakan
Berdasarkan peta sebaran masyarakat Gondang sebagian mempunyai hewan ternak baik unggas, sapi dan kambing dan budidaya ikan. Namun sebagian masih dalam skala kecil dan masih dengan menggunakan kandang milik pribadi yang terletak didekat rumah.
- Perdagangan dan jasa
Sebagian kecil masyarakat Dusun Gondang memiliki usaha warung kelontong, jumlah warung kelontong sebanyak 3 buah serta usaha jual beli ternak. Dari bidang jasa ada beberapa orang yang menyewakan kendaraan karena tidak tersedianya akutan pedesaan.
Permukiman Dusun Gondang
Permukiman warga tumbuh secara alami dan kurang tertata akibat kondisi wilayah berbukit, dengan tipologi bangunan didominasi rumah satu lantai berbahan bata/batako dengan atap genting tanah liat. Sekitar 1% rumah dikategorikan tidak layak huni karena lantai tanah, dinding lapuk, atau tidak memiliki MCK.