PASEKAN – Wayang bukan sekadar kesenian, melainkan warisan peradaban Indonesia yang telah eksis sejak ribuan tahun silam. Di Desa Pasekan, semangat pelestarian budaya ini hidup di tangan dingin Bapak Parno, seorang pengrajin wayang kulit yang telah mendedikasikan dirinya sejak tahun 1960.
Kualitas Tanpa Kompromi
Bapak Parno dikenal sebagai pengrajin yang sangat menjaga kualitas. Ia hanya menggunakan kulit sapi dan kerbau pilihan sebagai bahan baku utama. Proses pembuatannya pun menuntut kesabaran ekstra; satu tokoh wayang membutuhkan waktu sekitar 30 hari untuk diselesaikan.
Bahkan, untuk memproduksi satu set kotak penyimpanan wayang yang terbuat dari kayu suren pilihan, Bapak Parno memerlukan waktu hingga tiga tahun. Hingga saat ini, lebih dari 1.000 lembar wayang telah lahir dari rumah produksinya di Dusun Kajar.
Tokoh Primadona dan Nilai Jual
Dari sekian banyak tokoh pewayangan, karakter Werkudara dan Baladewa menjadi primadona yang paling banyak diburu kolektor. Karena kerumitan dan nilai seninya, Bapak Parno memberikan harga khusus untuk kedua tokoh tersebut.
Secara umum, harga yang ditawarkan cukup bervariasi:
- Wayang Mentah (Belum dilukis/disungging): Rp1.000.000 hingga Rp2.000.000 per lembar.
- Wayang Siap Pakai: Rp1.250.000 hingga Rp3.000.000 per lembar.
- Satu Set Kotak Wayang: Dibanderol mulai dari Rp125 juta hingga Rp150 juta.
Diminati Dalang Kondang dan Kolektor Mancanegara
Keahlian Bapak Parno dalam mengolah kulit asli dan detail tatahan membuat karyanya diakui luas. Pelanggannya tak hanya berasal dari Pulau Jawa, tetapi juga merambah ke luar pulau hingga mancanegara, seperti Belanda. Bahkan, sejumlah dalang ternama tanah air kerap memesan wayang langsung kepadanya.
Embrio Desa Wisata
Pemerintah Desa Pasekan memberikan perhatian khusus terhadap potensi ini. Kerajinan wayang Bapak Parno digadang-gadang menjadi embrio penting dalam pengembangan identitas Desa Pasekan menuju Desa Wisata.
Bagi kolektor maupun masyarakat yang ingin melihat langsung proses pembuatan atau memesan karya berkualitas tinggi ini, dapat langsung mengunjungi bengkel kerja Bapak Parno di Dusun Kajar, Desa Pasekan.